RPM Gelar Silaturahmi Pembentukan Organisasi, Aji Rosyad ; Kami Semua Perintis Bukan Pewaris, Mari Kita Bersatu
Lebak_SAPUJAGATNEWS.com Relawan Pembela Masyarakat (RPM) menggelar silaturahmi keluarga besar anggota RPM di Pendopo Museum Multatuli, Jumat Sore -(28 Maret 2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Dinas Kominfo Lebak, Kesbangpol Kabupaten Lebak serta keluarga besar RPM, Pendiri serta perintis RPM.
Aji Rosyad Pendiri Relawan Pembela Masyarakat menerangkan bahwa RPM semua di bentuk sebagai organ taktis di Banten untuk melakukan gerakan disaat masyarakat butuh keadilan, butuh perhatian pemerintah dan butuh perlindungan atas hak-haknya yang belum utuh tersalurkan, seperti bantuan warga tak mampu, pelayanan kesehatan dan lain sebagainya.
Dalam realita perjalanan RPM, Aji sering melihat peristiwa masyarakat khususnya warga tidak mampu sering kali membutuhkan pertolongan dan bantuan untuk mencari keadilan tersebut.
Untuk itu, pihaknya berfikir dan menekatkan diri untuk membentuk Sebuah organisasi yaitu RPM(Relawan Pembela Masyarakat) yang mana RPM tesebut bertujuan agar dapat turun kejalan menyampaikan aspirasi apa yang terjadi di daerah khususnya di Kabupaten Lebak yang saat ini difokuskan.
RPM ia bentuk pada awal tahun 2022 yang mana gerakan itu dimaknai gerakan sosial dan gerakan kemanusiaan.
Meskipun, pada saat itu, RPM hanya dibentuk dengan kepengurusan kurang lebih 5 orang.
Namun, dengan tekadnya berupaya untuk mengabdikan diri dengan keterbatasan kemampuan anggaran dan pemikiran.
Baginya, RPM tetap harus dibentuk dan harus hadir ditengah tangisan masyarakat khususnya warga keluarga tidak mampu.
Akhirnya, pada tahun 2023, Aji melakukan konsolidasi dan menemukan beberapa orang yang juga bergelut dalam gerakan kemanusiaan, seperti Relawan Rumah Sejuk, Lembaga Pemantau Keuangan Negara hingga 2024 juga tergabung Warung Paralegal Indonesia (W.P.I) alias Lembaga Bantuan hukum Pergerakan Mahasiswa Independent juga LBH ARB, LSM, juga Ratusan Media Online yang tergabung di Media Partner Indonesia yang siap untuk membantu masyarakat khusus golongan warga kurang mampu di Banten khususnya di Kabupaten Lebak.
Selain itu, ia juga melakukan pertemuan dengan ketua Seni Kebudayaan yang mana adanya antusias untuk menyatukan visi dan misi di RPM.
Selain segerakan sosial dan gerakan kemanusiaan, ia juga berharap RPM juga dapat menjadi wadah untuk melestarikan seni kebudayaan serta merealisasikannya, sehingga mampu memperkuat tradisi kebudayaan khususnya di Lebak Banten untuk tidak melupakan sejarah.
Dalam sambutannya, Aji Rosyad selaku pendiri RPM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu di RPM dengan tujuan bagaimana mengabdikan diri terhadap bangsa dan negara khususnya antar sesama manusia khususnya warga kurang mampu.
RPM tidak mempersoalkan status maupun profesi.
Jika mereka siap bersatu, artinya keluarga besar yang menjadi anggota RPM dapat mematuhi aturan AD ART yang sedang di rancang dan juga aturan baku di RPM.
Selain itu, ketika bicara RPM, RPM adalah gabungan masyarakat bersatu yang mana memiliki masing-masing profesi di dalamnya.
Tujuannya, berupaya menumbuhkan, menguatkan kebersamaan, kekeluargaan untuk saling peduli antar sesama.
"Saya mengajak seluruh masyarakat silahkan bergabung di RPM dengan mentaati aturannya serta satu visi dan misi untuk bagaimana kita dapat bermanfaat bagi sesama,"ujarnya.
RPM, kata Aji saat ini akan di bentuk di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Lebak, setelah itu akan menjaring ke Banten dan bahkan ke Jakarta yang bersifat nasional.
"Itulah impian kami. Karena, saya selalu berpegang teguh, sebaik baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama. Inilah bentuk upaya kami di keluarga besar RPM,"Tuturnya.
Lanjut Aji, RPM juga tidak ada kedudukan yang tinggi, adapun sebagai strukturisasi seperti ketua umum, sekjen dan bendahara hanyalah amanah dari keluarga besar RPM hasil musyawarah dan mufakat bersama.
"Dimana kemudian, semoga kedepan ada dewan adat, kasepuhan, tokoh independent yang menjadi orang tua kami untuk bagaimana kami terus berjuang bersama-sama dalam upaya pengabdian diri dalam kegiatan hal yang positif dan baik,"harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Diskominfo Lebak yang menghadiri Sihabudin mengapresiasi dan mendukung langkah RPM dan adanya RPM di Kabupaten Lebak dengan tujuan untuk membantu masyarakat.
.
Ia juga mengaku merasa senang atas undangan dari RPM yang mana RPM adalah Relawan yang juga siap untuk bermitra dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah Lebak.
"Terimakasih atas undangannya, kami mengapresiasi sekaligus mendukung langkah teman-teman semua. Apalagi ini untuk kegiatan sosial juga kemanusiaan, semoga RPM maju dan lebih berkembang,"ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kesbangpol Kabupaten Lebak H. Rudi juga merasa bangga dengan adanya RPM.
Namun, meski begitu kata ia, RPM harus segera mengurus administrasi seperti menyerahkan struktur kepengurusan AD ART dan Kemenkumham yang sudah ditentukan oleh pemerintah dalam berorganisasi sesuai aturan yang berlaku.
"Kami harap RPM juga ketika sudah siap segera memberikan kepengurusan, sehingga kedudukan organisasi itu resmi sesuai aturan yang berlaku.
Semoga RPM Maju dan menjalankan amanah sesuai tujuan dan visi misi yang sudah ada di RPM,"harapnya.
Setelah kegiatan berlangsung penunjukan Ketua Umum sementara yang diserahkan kembali kepada Aji Rosyad, dan dilanjutkan pembacaan Program Kerja RPM serta visi misi RPM.
Kemudian dilanjutkan penutup doa bersama.
Selanjutnya, RPM akan melakukan pertemuan kembali dengan waktu yang akan ditentukan hasil musyawarah bersama.
Sekedar informasi, RPM juga sudah menjaring kekeluargaan anggota di Lebak, beberapa anggota keluarga di Banten, Kabupaten Serang, dan juga di Jakarta.'Tutupnya
(Penulis : Syam)