Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

AGPAII Launching Olpain Tahun 2025 pada Peringatan Harlah Ke-18

Rabu, 26 Maret 2025 | Maret 26, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-26T07:23:32Z
AGPAII Launching Olpain Tahun 2025 pada Peringatan Harlah Ke-18
JAKARTA_SAPUJAGATNEWS.com
Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) memperingati hari lahir ke -18, sekaligus launching Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional (Olpain) tahun 2025 pada Senin (24/3). 

 Peringatan hari lahir (harlah) AGPAII ke-18 yang diselenggarakan secara virtual tersebut dihadiri oleh para guru pendidikan agama Islam (PAI) se-Indonesia, sejumlah akademisi, serta beberapa tokoh pendidikan Islam di Indonesia.

 Ketua Umum AGPAII Drs. H. Endang Zenal, M.Ag., menyampaikan, peringatan Harlah ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergitas dan semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia.

 “AGPAII terus berkomitmen untuk menjadi wadah bagi para pendidik dalam mengembangkan kompetensi serta membangun generasi yang berkarakter Islami,” ujar Endang.

 Sementara, Sekretaris Jenderal AGPAII Ahmad Budiman menjelaskan bahwa Olpain 2025 yang dilaunching hari ini merupakan sebuah program yang digelar rutin oleh pihaknya setiap tahun. 

 Menurut Budiman, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang PAI serta menanamkan nilai-nilai ke-Islaman yang lebih mendalam.

 Olpain 2025 akan menjadi ajang bergengsi bagi para pelajar dalam menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

 Budiman herpesan kepada para peserta Olpain 2025 yang akan hadir secara daring dapat memberikan antusiasme yang tinggi terhadap acara tahunan AGPAII tersebut.

 "Selamat harlah AGPAII ke-18 pada tahun 2025, kami mohon doa kedepannya dapat semakin memberikan manfaat yang positif bagi guru-guru PAI dan masyarakat Indonesia," kata Budiman. 

 Terakhir, melalui momen harlah ke-18 Budiman juga berharap AGPAII dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

 Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, kata Budiman, AGPAII ke depan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi Islami yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.

 "Mari bersama-sama kita jadikan AGPAII sebagai rumah bersama untuk mencerdaskan generasi bangsa yang ber-akhlakul kharimah, serta untuk meningkatkan kesejahteraan para Guru PAI ke depannya," tandas Budiman.

 *Seputar AGPAII* Wasekjen II DPP AGPAII Abd. Aziz Rofiq menjelaskan, AGPAII yang dirikan pada 24 Maret 2007 adalah rumah besar atau perkumpulan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dari berbagai jenjang (TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SLB), Kepala Sekolah yang berlatar GPAI dan Pengawas Pendidikan Agama Islam. DPP AGPAII yang berkantor di Bekasi, Jawa Barat saat ini sudah memiliki jaringan di 34 DPW (setingkat Provinsi), 410 DPD (setingkat Kabupaten/Kota), DPC (setingkat Kecamatan) dengan anggota mencapai 263 ribu di Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

 AGPAII memiliki potensi besar dan posisi strategis untuk ikut melakukan perubahan dan penguatan Nasionalisme Indonesia, merawat kemajemukan, menguatkan Pancasila dan NKRI serta mewujudkan Islam rahmatan lil ‘alamiin. 

 "AGPAII adalah agen yang memiliki hubungan atau kontak langsung dengan 44 juta pelajar dan membawa misi Islam Moderat," terang pria murah senyum yang akrab disapa Rofiq tersebut. 

 Menurut Rofiq, dalam waktu 5 tahun AGPAII akan mengembangkan kerangka pemikiran dalam proses belajar-mengajar tentang Islam moderat, keberagaman, penguatan nilai-nilai Pancasila & NKRI untuk mewujudkan Islam Rahmatan lil ‘alamiin. Pertama, Perubahan Sikap Pelajar, “Duta Damai Pelajar Indonesia”.

 Kedua, Penguatan Sikap Inklusif GPAI, “Promoting Moderate Islamic Education”, “PVE for Schools” dan “Interfaith Dialogue”. "Ketiga, Road Map Pengembangan IT AGPAII. Keempat, Advokasi GPAI. Selamat harlah AGPAII ke-18," tandas sosok Guru yang mengajar di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan, Banten tersebut.
                  (Syam/Red)
×
Berita Terbaru Update